Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Tabungan Emas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tabungan Emas. Tampilkan semua postingan
Apakah Menabung Emas Bisa Untung? Ini Pengalaman Saya

Apakah Menabung Emas Bisa Untung? Ini Pengalaman Saya


Pada postingan kali ini saya ingin mengupas apakah menabung emas bisa untung? Seperti yang teman-teman ketahui, akhir-akhir ini tabungan emas lagi naik daun dan heboh dimana-mana. Para perencana keuangan maupun investor rata-rata membahasnya. Terlebih sekarang menabung emas jauh lebih mudah, bisa mulai nabung mulai dari Rp 5.000 saja. Nah, kalau begini siapa yang tidak tertarik coba?

Saya telah mencoba tabungan emas sebanyak dua kali. Niatnya memang sekedar penasaran saja dan sebagai penelitian apakah menabung emas bisa untung seperti yang dibilang orang-orang. Saya menabung menggunakan akun suami melalui pegadaian digital service dan satu lagi akun atas nama saya di Shopee yang juga bekerja sama dengan pegadaian. Dari pengalaman saya, menabung emas memang bisa untung. Hanya saja keuntungan tabungan emas saya baru bisa buat membeli semangkok dua mangkok bakso. 

Belum maksimal karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antara faktornya yaitu saya menabung dalam waktu relatif singkat dan jumlahnya juga masih sedikit. Di samping itu, saya hanya membuat tabungan emas seperti biasanya saja sama kayak mayoritas emak-emak zaman dulu. Begitu ada uang ditangan langsung beli tanpa peduli posisi harga. Kapan butuh uang, emasnya pun kemudian langsung melayang tanpa mencari tahu apakah saatnya tepat menjual atau gimana 😁. Saya menjalani begitu saja tanpa ada strategi apa-apa. Tanpa style seorang investor.

Padahal setiap investasi pastilah butuh usaha agar hasilnya maksimal. Sesuatu butuh proses dan ikhtiar. Tidak datang begitu saja tanpa ada ilmu pengetahuan dan kesabaran dalam perjuangan. Belajar dari pengalaman saya tersebut, saya bisa memetik beberapa pelajaran penting untuk memaksimalkan keuntungan investasi emas saya kedepannya. Nah, berikut 3 hal yang menurut saya sangat penting untuk diperhatikan agar menabung emas bisa untung  :


1. Beli Ketika Harga Turun, Jual Ketika Harga Tinggi

Kunci utama menabung emas agar untung adalah membeli ketika harga emas sedang turun dan menjualnya ketika harga emas sedang melambung tinggi. Ini yang saya tidak ketahui dulu, makanya beli emas kapan saja tanpa peduli harga. Nah, pertanyaannya adalah kapan kita akan tahu bahwa harga emas sedang turun dan naik?

Untuk mengetahuinya seorang investor wajib memantau pergerakan harga emas dari waktu ke waktu. Wajib rajin update informasi tentang emas dan melakukan riset. Biasanya ada kanal berita yang melaporkan perkembangan emas terkini. Satu hal yang perlu diingat yaitu harga emas fluktuatif. Kadang naik, kadang turun. 

Cara terbaik membeli emas adalah ketika terjadi penurunan harga yang lumayan tajam. Semakin dalam kejatuhan harga emas, maka semakin besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan nantinya ketika harga emas sudah kembali normal atau naik. Untuk mengetahui hal ini, seorang investor emas mempelajari grafik harga emas. Kemudian membandingkan harga dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun.

Selain bisa menemukan celah harga termurah, agar mendapatkan untung maka harus sabar menunggu momen yang tepat yaitu saat harga melonjak naik. Jika berhasil mendapatkan harga emas pada titik terendah selama periode tertentu, ibaratnya kamu mendapatkan harga diskon dan rezeki nomplok. Apalagi jika nanti dijual lagi dengan harga jauh lebih tinggi, maka rezeki nomploknya bisa berubah menjadi durian runtuh 😀


2. Makin Lama Disimpan Makin Cuan

Seperti yang sudah saya singgung tadi, salah satu faktor penyebab mengapa keuntungan tabungan emas saya tidak maksimal karena saya menyimpannya dalam waktu yang tergolong singkat. Yup, jarak antara bulan membeli dan bulan menjual termasuk pendek. Hanya 2 bulan saja. Tidak ada cara instan mencari uang, begitu juga dengan keuntungan investasi emas. 

Lumrahnya tabungan emas untung jika disimpan dalam jangka waktu lama. Prinsip ini sudah menjadi rahasia umum. Semakin lama disimpan maka potensi perubahan harga semakin lebih besar. Tingkat keuntungan memang sangat ditentukan oleh berapa lama penyimpanan. Semakin lama menyimpan emas, maka potensi kenaikan harganya akan terlihat jelas. Sebab harga emas dari tahun ke tahun cenderung naik. 

Saya pernah membaca berita tentang seorang ibu-ibu yang rajin menabung emas kurang lebih sekitar 10 tahun lamanya. Pembelian pertamanya harga emas cuma Rp 100.000 per gram dan pada tahun ke 10 harga emas sudah naik menjadi Rp 350.000 per gram. Untung yang didapatkannya berkali lipat, 350 %. Dia sangat bersyukur karena hasil penjualan abungan emas tersebut berhasil membantunya dalam membangun rumah impian. 

3. Makin Banyak Gram Yang Dimiliki, Untung Pun Makin Tinggi

Disamping soal waktu, jumlah keuntungan emas yang didapat dipengaruhi jumlah kuantitas yang dimiliki. Dengan kata lain, makin banyak jumlah emas yang dimiliki maka keuntungan akan terlihat makin besar. Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa keuntungan tabungan emas saya tidak begitu terasa manfaatnya karena saya hanya memiliki sedikit saja. Dibawah ini saya kasih ilustrasinya agar lebih mudah dipahami.

Saya dulu awalnya pada bulan April tahun 2021 membeli emas di harga Rp 870.000 per gram. Harga jual tertinggi emas sejak saya membeli hingga hari ini adalah Rp 970.000 per gram yang terjadi pada tanggal 24 Maret 2023. Jika saya menjual pada bulan Maret lalu, maka saya akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100.000 per gram. Nah, kalau saya hanya mempunyai 1 gram emas, maka laba saya Rp 100.000 saja. Namun, jika tabungan emas saya mencapai 10 gram, maka untungnya menjadi 10 gram x Rp 100.000 = Rp 1.000.000. 

Bayangkan jika jumlahnya lebih dari itu, tinggal dikalikan saja keuntungan yang didapat. Melalui contoh tersebut, saya ingin menginformasikan kalau kuantitas sangat mempengaruhi laba. Jika seseorang bisa menyimpan emas dalam jangka waktu lama misalnya 5 tahun ke atas kemudian jumlahnya juga puluhan hingga ratusan gram, tidak mustahil investasi emas akan membuatnya tambah kaya. 


***

Nah, demikianlah pelajaran yang saya ambil dari pengalaman saya menabung emas selama 2 tahun terakhir ini. Semoga bisa menjawab pertanyaan teman-teman pemula apakah menabung emas bisa untung? Yup, investasi emas memang menguntungkan seperti yang saya bilang di awal postingan tadi. Namun, seberapa besar persentase yang didapat, itu yang harus menjadi pekerjaan rumah setiap investor pemula. Soalnya perolehan untung para investor emas berbeda satu sama lain. Bisa untung sedikit, sedang dan besar tergantung sejak kapan mulai investasi, berapa lama investasi dan berapa jumlah total investasi. 

Ini sekaligus secara tidak langsung untuk menjawab pertanyaan berapa lama investasi emas bisa untung dan investasi emas untungnya berapa? Tidak ada jawaban yang tepat dan akurat sebab yang namanya investasi memang serba tidak pasti. Semuanya hanyalah estimasi dan perkiraan. Emas bisa naik 5 %, 7 %, 10 %, 15 % bahkan mungkin 20 % tergantung kondisi ekonomi. Begitu juga untuk jangka waktu, mayoritas pemerhati investasi memang menyarankan diatas 5 tahun seperti 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun dan lebih dari itu. 

Terakhir, jika ingin sukses dalam investasi emas, maka sebaiknya menabung emas secara konsisten dan juga memiliki kesabaran dalam menunggu. Dua hal ini sangat sulit dilakukan oleh para pemula termasuk saya. Apalagi kalau lagi butuh uang, bawaannya ingin menjual terus. Banyak godaan dan mudah goyah hingga untung tabungan emasnya tidak begitu dirasakan. []



Apakah Rugi Jika Investasi Emas? Yuk Simak Pengalaman Saya Disini !

Apakah Rugi Jika Investasi Emas? Yuk Simak Pengalaman Saya Disini !


Pada kesempatan ini saya ingin menjawab pertanyaan teman-teman pemula yang penasaran apakah rugi jika investasi emas? Rugikah investasi emas? Berdasarkan pengalaman saya yang sudah mencoba investasi emas 2,5 tahun terakhir saya akan menjawab bahwa hasil investasi emas itu terdapat 3 kemungkinan. Ketiga kemungkinan yang saya maksud adalah bisa rugi, bisa balik modal dan bisa untung.

Semuanya sejalan dengan konsep investasi itu sendiri yang memang selalu dibayangi resiko kerugian dan disertai dengan harapan memperoleh keuntungan. Untuk lebih jelasnya saya mau sharing pengalaman disini :

1. Tabungan emas saya rugi

Saya mengalami kerugian pada investasi emas ketika menabung pada salah satu lembaga yang menyediakan tabungan emas yang bekerjasama dengan toko online. Saya termasuk sangat aktif belanja online dan sering mendapatkan diskon serta cashback. Nah, diskon dan cashback tersebut kemudian saya kumpulkan dan belikan emas karena membeli emas online bisa mulai dari Rp 5.000 saja. 

Setelah beberapa bulan terkumpul, saya berniat menjualnya karena sudah butuh uang. Namun, apa yang terjadi? Hasil jual yang saya peroleh jauh di bawah modal alias rugi. Terus juga ada saldo yang harus tinggal di akun dan tidak bisa dijual kurang lebih sebesar Rp 40.000 an. Sebenarnya saya kesal sih saat mengalami ini. Mendingan tidak usah dibelikan emas alias menyesal karena bukannya uang bertambah malah berkurang jumlahnya. 

Namun, karena uang buat beli emasnya adalah dari diskon dan cashback belanja kemudian saya pikir ya sudahlah. Mungkin cuma segitu rezeki saya. Hanya saja dari kejadian ini saya dapat pelajaran dan sekarang sudah menutup akun tabungan emasnya.


2. Tabungan emas saya balik modal saja 

Selain pernah membuka tabungan emas di toko online, saya juga pernah mencoba produk tabungan emas pada sebuah perusahaan BUMN. Tujuan awal saya menabung emas adalah agar uang tidak habis melulu alias mengamankan uang. Kemudian juga untuk penelitian tentang apa saja investasi yang menguntungkan.

Ketika membuka akun saya mendapatkan promo gratis biaya tabungan emas. Dengan kata lain saya baru dikenakan biaya penitipan mulai tahun kedua. Saat ini sudah lebih dari 2 tahun saya menabung emas disini. Bagaimana hasilnya? Kalau saya kali-kalikan, sebenarnya saya juga sudah untung. Dulu saya beli saat harga Rp 800.000 an dan sekarang harga jualnya sudah Rp 900.000. 

Namun, jika dikurangi biaya administrasi tahunan serta harus ada saldo yang tertinggal, maka hasil tabungan emas yang saya peroleh bisa dibilang balik modal saja. Ini karena saya mendapatkan gratis biaya di tahun pertama. Jika tidak dapat promo dan dikurangi biaya tahun pertama maka ya jadi rugi. Saat ini saya berencana pindah ke investasi lain saja dan mau menjual tabungan emas.


3. Tabungan emas saya untung 3,5 %

Kejadian ini baru beberapa hari yang lalu saat saya menjual emas perhiasan milik anak saya. Saat anak saya berumur 15 hari dulu kami membelikan anting namun ternyata dia kurang nyaman. Antingnya ditarik-tarik terus hingga copot. Akhirnya saya putuskan lepas saja dan nanti pakai antingnya ketika sudah agak besaran dikit umurnya.

Saat ini anak saya sudah hampir berusia 2 tahun dan masih belum mau memakai anting tersebut. Lagipula bentuk antingnya sudah kurang bagus, sudah lurus karena ditarik-tarik terus. So, saya putuskan untuk menjual saja kemudian uang hasil penjualan diinvestasikan pada produk investasi lain. Nah, selama hampir 2 tahun anting emas tersebut saya simpan, ternyata saya cuma mendapatkan untung 3,5 % saja. 

Menurut saya keuntungan tersebut memang sangat kecil untuk ukuran 2 tahun ya guys. Sampai saya dan orang tua tertawa melihat jumlah untungnya. Namun, ya sudahlah daripada rugi dan juga mungkin memang segitu cuma rezeki saya dalam dunia emas. 

Beda lagi pengalaman saudara saya sendiri yang nendapatkan keuntungan besar dari emas. Dia membeli perhiasan emas sekitar 4 tahun lalu di saat harga Rp 1.500.000. Saat ini harga emas sudah naik menjadi Rp 2.500.000. Kalau dihitung, dia sudah mendapatkan keuntungan sekitar 65% ya atau Rp 1.000.000 per gramnya. Ini bukan emas antam ya guys tapi emas lokal di daerah kami. Jika dia membeli 5 gram maka sudah untung 5 jt. Tapi tidak mau dijual hingga sekarang.

Begitu juga dengan pengalaman tetangga di kampung yang jika dihitung sudah untung 200 % dalam 10 tahun. Kemaren tetangga kami cerita kalau dia membelikan anting emas untuk anaknya pas lahiran 1/4 gram seharga Rp 200.000. Sekarang anaknya sudah kelas 3 SD dan harga 1/4 emas sudah mencapai Rp 600.000. Nah, jika dikalikan, maka dia sudah dapat untung Rp 400.000 padahal modal belinya cuma Rp 200.000. Ini emas lokal ya guys bukan emas antam.

***

Nah, semoga pengalaman saya diatas dapat menjawab pertanyaan teman-teman apakah rugi jika investasi emas? Rugikah investasi emas? Ini hanya berdasarkan pengalaman saya ya guys. Pengalaman setiap orang tidak sama dan berbeda. Jadi, pengalaman saya ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa teman-teman bakal mengalami hal yang sama juga.

Tidak ada kepastian bahwa investasi emas akan menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat karena sangat tergantung situasi dan kondisi ekonomi. Namun bukan berarti tidak mendapatkan keuntungan. Jika kamu lagi beruntung, beli emas bulan ini ternyata 3 bulan kemudian harganya naik. Ini juga bisa saja terjadi. 

Nah, dapat disimpulkan bahwa investasi emas memang bisa untung alias tidak rugi dalam kondisi tertentu dan kalau lagi hoki. Sayangnya sejauh ini saya sendiri belum begitu beruntung 😀. Mungkin karena durasi tabungan emasnya baru 2 tahun soalnya investasi emas katanya untung besar jika dalam waktu lama. 

Terakhir, walau saya belum begitu merasakan hasil investasi emas, saya masih belum kapok kok. Saya masih berencana investasi emas ke depannya. Hanya saja bukan emas online lagi tapi mau beli emas perhiasan saja. Seperti kata orang berhias sambil menabung. Asyik bukan?[]



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik